Date : 25 July 2024

Physical Sunscreen Vs Chemical Sunscreen, Mana yang lebih baik?

Setuju ngga sih Nessetizen, kalau sekarang ini jenis Sunscreen sudah semakin banyak? Ada physical sunscreen, chemical sunscreen dan hybrid sunscreen. Namun yang akan kita bahas kali ini, apa sih perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen? Apakah manfaatnya berbeda? Atau kandungannya yang berbeda?

Nah, perbedaan antara physical sunscreen dan chemical sunscreen terletak pada bahan aktif utama yang digunakan, cara kerja melindungi kulit dari sinar matahari, serta karakteristik masing-masing. Yuk langsung aja kita bahas, berikut penjelasan secara detail mengenai kedua jenis sunscreen ini.

Physical Sunscreen

Physical sunscreen adalah jenis sunscreen yang menggunakan partikel fisik, seperti titanium dioxide atau zinc oxide, sebagai bahan aktif utama untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Berbeda dengan chemical sunscreen, yang menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, physical sunscreen bekerja dengan cara menciptakan penghalang fisik di atas kulit yang memantulkan dan menyebarkan sinar UV sebelum mereka dapat menembus ke dalam kulit.

Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari physical sunscreen:

1. Bahan Aktif: Mengandung partikel fisik seperti titanium dioxide atau zinc oxide. Partikel ini bekerja dengan cara memantulkan dan menyebarkan sinar UV sehingga tidak mencapai kulit.

2. Cara Kerja: Ketika diaplikasikan ke kulit, physical sunscreen membentuk lapisan tipis yang menghalangi sinar UV dari meresap ke dalam kulit. Ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk mereka yang memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap reaksi terhadap bahan kimia.

3. Perlindungan: Melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB tanpa menyerap ke dalam kulit. Partikel fisik ini bersifat non-irritating dan cocok untuk hampir semua jenis kulit, termasuk kulit bayi dan kulit yang rentan terhadap rosacea atau jerawat.

4. Keamanan: Karena tidak ada penyerapan bahan kimia ke dalam kulit, physical sunscreen dianggap lebih stabil dan memiliki risiko alergi yang lebih rendah daripada chemical sunscreen. Mereka juga tidak menyebabkan reaksi fotosensitif atau peradangan yang mungkin terjadi pada kulit yang sensitif.

5. Kelemahan: Beberapa physical sunscreen mungkin meninggalkan residu putih atau warna pada kulit, meskipun teknologi terbaru telah mengurangi masalah ini dengan meningkatkan dispersi partikel dan penggunaan nanopartikel.


Chemical Sunscreen

Chemical sunscreen adalah jenis sunscreen yang menggunakan bahan kimia sebagai bahan aktif utama untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Berbeda dengan physical sunscreen yang bekerja dengan menciptakan penghalang fisik di atas kulit, chemical sunscreen bekerja dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, yang kemudian dilepaskan dari kulit.

Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari chemical sunscreen:

1. Bahan Aktif: Mengandung bahan kimia seperti avobenzone, oxybenzone, octinoxate, homosalate, dan sebagainya. Bahan-bahan ini bertindak dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi energi panas.

2. Cara Kerja: Ketika diaplikasikan ke kulit, chemical sunscreen menyerap ke dalam kulit dan bekerja dengan cara menetralkan sinar UV sebelum mereka dapat merusak kulit. Mekanisme ini memungkinkan untuk perlindungan yang efektif dan cepat dalam menanggapi paparan sinar matahari.

3. Perlindungan: Memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB dengan cara meresap ke dalam kulit. Bahan kimia ini bekerja secara efektif untuk menangkap dan mengurangi paparan sinar UV yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan kanker kulit.

4. Tekstur: Umumnya memiliki tekstur yang lebih ringan dan mudah meresap ke dalam kulit dibandingkan physical sunscreen. Ini membuatnya lebih nyaman digunakan sehari-hari di bawah makeup atau produk perawatan kulit lainnya.

5. Kelemahan: Beberapa chemical sunscreen dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif atau dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa individu. Selain itu, ada juga kekhawatiran tentang potensi dampak negatif terhadap lingkungan dari beberapa bahan kimia tertentu, seperti oxybenzone.

Pilihan sunscreen yang tepat tergantung pada preferensi pribadi, kebutuhan kulit, dan sensitivitas terhadap bahan tertentu. Penting untuk memilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan menggunakannya secara teratur untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

OTHER HANNOCHS News

BACK TO PREVIOUS PAGE

Serum Vitamin C: Aman & Efektif untuk Pemula?

Vitamin C adalah salah satu bahan aktif skincare yang paling populer karena kemampuannya mencerahkan kulit, meratakan wa...

Testimoni: Cerita Nyata Customer Bersama Lunesse Cera Glow Toning Essence Pads

Kulit tidak berubah dalam semalam. Ia berproses, beradaptasi, dan butuh perawatan yang tepat. Dari ribuan perjalanan kul...

Puasa Lancar, Kulit Tetap Glowing Sampai Lebaran!

Bulan suci Ramadan adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga. Namun, perubahan po...